Showing posts with label komposisi. Show all posts
Showing posts with label komposisi. Show all posts

Tuesday, 28 April 2015

Foto Komersial - Produk - simple

Untuk memotret suatu produk kita harus tahu pesan apa yang ingin disampaikan dan ditanamkan dalam foto 

- hal apa yang ingin ditonjolkan dan ditanamkan pada konsumen. (detil produk)

- Komposisi ( tata letak ) jadikan produk menjadi tokoh utama dengan permainan komposisi.

- sudut pandang/angle ( sudut pandang pengambilan foto yang kita tekankan untuk membuat produk menjadi terlihat proporsional, menarik, detil, dan bercerita)

- apa yang ada di dalam produk itu. ( bahan, material, varian rasa)

- Elemen pendukung ( dalam sebuah foto , untuk mengilustrasikan sebuah pesan dapat dibantu dengan properti pendukung yang berhubungan dengan produk )
misal : 
alat produksi =pisau, piring dll. 
bahan produksi
elemen pendukung juga dapat digunakan sebagai pemanis (misal : cherry / strawberry / buku / pulpen /kacamata / buku)

- Suasana/rasa/tone ( tema produk ,-- apakah classic, simple, bersih, elegant, futuristik, manis, panas , pedas,dll)
Biasanya tone juga berhubungan dengan penyajian / waktu konsumsi ( apakah produk anda dinikmati di pagi hari/sore/malam) jika sore biasanya dibuat sinar menyorot ke samping dengan warna tone cenderung jingga.
Rasa dapat dimunculkan dari warna, misal merah untuk pedas dan panas.

- backgound/foreground ( menguatkan pesan , suasana, tone, dari produk)


detil produk

bahan produksi

elemen pemanis

element pendukung - alat produksi

Element pendukung menghasilkan suasana





Saturday, 18 April 2015

trik Bokeh

Blur karena Depth Of Field / ruang ketajaman yang sempit dapat membentuk bokeh.
Semakin sempit ruang ketajamannya maka semakin blur benda yang berbeda jarak dengan objek utama, dan pendaran cahaya akan membentuk bokeh.

Trik Lensa standart / Kit untuk mendapatkan Bokeh
> pakai focal Lenght paling panjang dari lensa, (misal 55mm / 108mm dsb.)
> gunakan nilai f/ paling kecil (misal F 5.6 , 4.0, dsb)
> beri jarak yang cukup jauh antara background dengan objek
> beri jarak yang cukup dekat antara objek dengan lensa.
> background sebisa mungkin jangan polos ( karena tidak akan terlihat bokehnya)


cara mudah mendapatkan Bokeh:
hal ini dapat didapatkan dari:

- Nilai Aperture yang kecil dari lensa (f/) (bukaan yang besar pada diafragma)


semakin besar bukaan diafragma atau makin kecil nilai aperture lensa, maka semakin sempit ruang ketajamannya. Sehingga untuk mendapatkan blur di background, foreground atau benda lainnya akan semakin mudah

- jarak yang terpaut jauh antara objek utama dengan objek lain.

semakin jauh jarak objek utama dengan foreground, background, atau objek lainnya terhadap lensa, maka akan semakin blur / bokeh

- Focal Lenght yang panjang dari lensa (FL mm).

semakin panjang focal lenght / jarak fokus lensa dengan sensor maka akan semakin sempit sudut pandang gambar, juga akan mempersempit dept of field nya.





Tuesday, 14 April 2015

Tutorial membuat miniature effect di photoshop - fotografi




Miniature effect adalah effect dimana objek yang di foto tampak seperti objek kecil, sebenarnya effect ini didapat dari Lensa Tilt Shift yang sangat langka dan mahal. Namun untuk menyiasatinya , kita dapat membuatnya di photoshop dengan mudah, namun tidak sempurna seperti effect aslinya.




Monday, 13 April 2015

silhouette - teknik siluet - Fotografi Dasar

Siluet adalah efek yang dihasilkan dalam fotografi karena adanya perbedaan signifikan antara  cahaya objek utama di bagian depan gambar dengan latar belakangnya. Untuk menghasilkan siluet, cahaya di belakan objek harus lebih terang dari objek di depannya.

silhouette is the effect produced in photography because of the significant differences between the main object light on the front of the background image. To produce a silhouette, the light at the back of the object to be lighter than the object in front of him





RULE of Third - komposisi fotografi dasar




bagi layar menjari 3 bagian tiap panjang dan tingginya.
setiap pertemuan antar garis adalah point point yang dapat menjadi patokan dalam meletakkan Point of interest.



Sunday, 12 April 2015

FOTOGRAFI DASAR - KOMPOSISI



krishna.murti|photography

Komposisi fotografi 


Menurut kamus bahasa, komposisi (composition) berarti sebuah proses penggabungan beberapa elemen menjadi satu kesatuan yang utuh.krishna.murti|photography

the composition (composition) means a process of combining multiple elements into a coherent whole

Dalam ilmu dasar fotografi, komposisi merupakan sebuah proses yang sangat vital karena dari komposisi itulah sebuah foto bisa bercerita. Dari komposisi pula sebuah foto terlihat indah dan enak dipandang untuk dinikmati.krishna.murti|photography


Terdapat beberapa teori dasar mengenai komposisi. Ada istilah point of interest (POI), rule of third, golden ratio, pattern, framing dan lain sebagainya.krishna.murti|photography

berikut beberapa contohnya:
krishna.murti|photography
rule of third

krishna.murti|photography
Cara singkat:
menggunakan  3 garis potong pada bagian panjang dan lebar.
Biasanya pada kamera sudah terdapat settingan garis ini pada monitor, 
jika belum ada maka harus menggunakan perkiraan.
-letakkan bagian yang menjadi point utama pada pertemuan antara potongan 3 bagian tersebut.



using 3-part piece length and width.
usually on camera already contained this line on the monitor settings, if no then must use estimates.
-Put part is the main point in the meeting between the section line 3 pieces.


Golden ratio

krishna.murti|photography
Golden ratio diturunkan dari aturan matematikawan terkenal Fibonacci, dimana dia menemukan golden ratio adalah susunan yang banyak ditemukan di alam.
Komposisi foto golden ratio atau golden section atau rasio emas adalah susunan foto dimana point if interest alias subyek utama diletakkan pada titik persimpangan dua garis horisontal yang memiliki perbandingan 1:1,6 atau 38/62

-Pada Komposisi ini memang lebih rumit dan penuh dengan pertimbangan. hal ini dapat disiasati dengan membayangkan bentuk dari garis spiral mirip dengan rumah siput. 
Dimana bagian yang menyempit dan mengecil adalah tempat Point Of Interest.




Golden ratio derived from the rules of the famous mathematician Fibonacci, where he found the golden ratio is the arrangement of which are found in nature.
Photo composition golden ratio or golden section or the golden ratio is the order of photos in which the point if interest alias main subject is placed on the intersection of two horizontal lines which have a ratio of 1: 1.6 or 38/62

-At This composition is more complicated and full of consideration. it can be easy to imagine the shape of a spiral line similar to the cochlea.
Wherein the narrowed section and tapers is a Point Of Interest.



Framing



Framing adalah Komposisi dimana objek utama seakan dikelilingi oleh objek pendukung dan mengarahkan pandangan kita langsung ke objek utama.

Framing is a composition in which the main object if the object is surrounded by complementary and direct our attention directly to the main object.
krishna.murti|photography


Pattern


Pattern adalah "Pola" dimana foto kita seakan mengalami repetisi (pengulangan) bentuk dan menciptakan sebuah pola.

"Pattern" in which our picture as experienced repetition of shape and create a pattern



+

pada dasarnya, komposisi keindahan adalah sesuatu yang tidak pasti, semuanya dinilai dari sesuatu yang seimbang dan enak dipandang.
 tidak ada ukuran pasti Foto anda akan menjadi foto yang "pas", karena semua itu dari kepekaan, perasaan, dan imajinasi. 

namun ada baiknya jika sesuatu yang tidak pasti itu sedikit terarahkan oleh beberapa komposisi di atas.







Saturday, 11 April 2015

EKSPOSUR - fotografi Dasar



dalam fotografi Exposure / eksposur adalah jumlah cahaya paparan cahaya yang terima oleh sensor dalam kamera kita.K
in photography Exposure is the amount of light exposure to light received by the sensor in the camera



-Jika paparan cahaya yang diterima terlalu banyak atau lama maka hasil foto menjadi terlalu terang / over exposure. 
If exposure to the light received too much or long then the images become too bright / over exposure.

-Jika paparan cahaya yang diterima sensor terlalu sedikit atau cepat maka hasil foto menjadi terlalu gelap / under exposure. Krishna.Murti |gallery
If the received light exposure sensor too little or faster then the images become too dark / under exposure


kamera pada jaman sekarang ini pastinya sudah memiliki exposure meter yang otomatis dan sangat mudah digunakan, tanpa berpikir banyak, kamera akan memilih settingan yang paling baik.
tidak seperti jaman era film manual, masih banyak kamera manual dengan settingan exposure yang manual pula.

camera in this time must already have automatic exposure meter and is very easy to use, without thinking much, the camera will select the best setting.
unlike the days of manual film era, there are still many manual camera with manual exposure settings as well.

- exposure otomatis sungguh sangat membantu para fotografer untuk mengabadikan moment yang susah ditangkap jika harus menyetting secara manual. Krishna.Murti |gallery
jadi kelebihan dari exposure otomatis ini adalah mengatasi masalah waktu setting dalam menangkap momen berharga, sehingga kita tidak ketinggalan hal penting untuk diabadikan.

Automatic exposure is extremely helpful for photographers to capture the moment that is difficult to grasp if you have to manually set its.
so the advantages of automatic exposure is to overcome the problem of time setting in capturing precious moments, so we do not miss important things to be immortalized.
Krishna.Murti |gallery
- Namun untuk belajar fotografi ada baiknya kita lebih pintar dari kamera kitatidak hanya asal jepret dengan hasil apa adanya. Karena pada situasi tertentu kamera kita tidak dapat membantu mendapatkan hasil terbaik seperti yang kita harapkan, terkhusus untuk eksplorasi ide ide kreatif dalam fotografi.rishna.Murti |gallery
But it's good to learn photography we are smarter than our camera, not only the origin snap with the results of what it is. Because in certain situations the camera we can not help get the best results as we expected, especially those for the exploration of creative ideas in photography





eksposure sendiri dipengaruhi setting dari tiga bagian utama.
- Shutter Speed (kecepatan bukaan rana/ jendela masuknya cahaya)
- ISO ( kepekaan sensor terhadap cahaya)Krishna.Murti |gallery
- Aperture(f/) ( bukaan diafragma lensa)
 mereka saling berkaitan dan saling melengkapi.
jika dapat disetting dengan baik, hasil yang didapatkan pun akan lebih maksimal dan lebih dapat berkreasi dengan jepretan anda.

exposure itself influenced the setting of three main parts.
- Shutter Speed (speed shutter / window entry of light)
- ISO (sensor sensitivity to light)
- Aperture (f /)
 they are interrelated and complementary 

if it can be set properly, the results obtained will be more leverage and more can be creative with your shots.



Singkat cerita:Krishna.Murti |gallery

Speed                  semakin cepat                => semakin gelap  - tajamKrishna.Murti |gallery
                              semakin lambat              => semakin terang - blur/terekam lambat
 Krishna.Murti |gallery

ISO                       semakin besar                 => semakin terang – semakin noise (bintik)
                              Semakin kecil                 => semakin gelap – semakin bersih

 Krishna.Murti |gallery
f/                           semakin besar                  => semakin gelap – semakin focus - diafragma kecil
                              semakin kecil                  => semakin terang- semakin blur    -diafragma lebar



>Shutter speed biasanya tertulis 1/100 , 1/250 , 1/800 ,1/4000 , 1/10 , 1", 3", dsb.
-Pada settingan high speed biasanya 1/100 ke atas. biasanya untuk membekukuan gambar yang bergerak cepat. bukaan rana akan sangat cepat, cahaya yang masuk dan diterima sensor akan cepat diproses pula, dengan satu kondisi cahaya yang mendukung.Krishna.Murti |gallery
-Untuk settingan Low Speed, dibawah 1/30. bukaan rana akan lama membuka dan sensor akan lebih lama mendapat cahaya. sehingga gambar akan lama dalam pemrosesan pula, jadi gambar bergerak akan terlihat seperti terseret.Krishna.Murti |gallery

Shutter speed is usually written 1/100, 1/250, 1/800, 1/4000, 1/10, 1 ", 3", etc.
-At The high speed setting is usually 1/100 to top. membekukuan usually for fast-moving images. shutter will be very fast, and received incoming light sensor will be quickly processed anyway, with a light conditions that favor.
-To Low Speed setting, under 1/30. will be a long shutter open longer and the sensor will receive light. so that the image will be a long time in processing anyway, so moving images will look like drawn.

>ISO iso adalah tingkatan kepekaan sensor terhadap cahaya. , biasanya dari 80, 100, 120, 200, 400, 1600, 3200, dsb.Krishna.Murti |gallery
-makin kecil ISO maka akan kurang peka cahaya jadi akan lebih gelap, namun kelebihannya gambar lebih jernih.Krishna.Murti |gallery
-semakin tinggi ISO gambar akan lebih terang, Krishna.Murti |gallery
-Untuk ISO yang sangat tinggi dikhususkan untuk tempat minim cahaya, namun kualitasnya akan turut menurun karena mulai adanya bintik bintik (noise). Noise sendiri akan berbeda tiap jenis kamera dan sensornya.Krishna.Murti |gallery

iso is the level of sensitivity of the sensor to light. , Usually from 80, 100, 120, 200, 400, 1600, 3200, etc.
- The smaller the ISO it will be less sensitive light so it would be dark, but the advantage clearer pictures.
- The higher the ISO image will be brighter,
-For A very high ISO devoted to a light, but the quality will also decline due to start any noise. Noise itself will be different for each type of camera and sensor.

>f/ (aperture) atau bukaan diafragma. f/ atau F . tertulis F1.8 , 2.8, 3.5 ,4 , 5.5 , 12, dsb.  di lensa sebagai katup yang mengatur intensitas cahaya, atau ukuran jendela yang terbuka.
- semakin kecil nilainya (misal F 1.8) maka makin besar katup yang terbuka. maka makin banyak cahaya yang masuk. makin terang pula hasil yang didapatkan. namun hal ini juga berpengaruh pada DOF ( Dept of field) makin terlihat dimensi dari objek . biasanya ditandai dengan BOKEH atau pembiasan dari pantulan cahaya akibat perbedaan jarak dari objek satu dengan objek lainnya terhadap lensa. Objek yang difokuskan akan sangat tajam, dan yang berada jauh dari objek akan terkesan BLUR.Krishna.Murti |gallery
- kebalikkannya. jika F makin besar. makabukaan katup akan mengecil. gambar akan lebih gelap. namun semua bidang akan terkesan tajam.

aperture f / or F. Written F1.8, 2.8, 3.5, 4, 5.5, 12, etc. on lens as a valve that regulates the intensity of the light, or the size of the open window.
- The smaller the value (eg F 1.8), the greater the valve open. then the more light that enters. the brighter also the results obtained. but it also affects the DOF (Dept. of field) more visible dimension of the object. usually marked with bokeh or refraction of light reflection due to differences in distance from one object to another object of the lens. The object that is focused will be very sharp, and that are far away from the object to be impressed BLUR.
- Have upside. if F greater. then the valve opening will shrink. image will be darker. but all the fields will be impressed sharp.



JIKA 3 hal ini dapat dikomposisikan dengan baik dan dengan ide foto dan kreatifitas yang hebat. Pastinya akan menjadi Karya yang Spektakuler

Krishna.Murti |gallery
demikian sekilas tentang EKSPOSURE. semoga bermanfaat. :) salam fotografi :)


fotografi exposure eksposur photograhy shutter speed diafragma aperture iso